Guruh Soekarnoputra Wafat, Rumah Duka Sriwijaya Mulai Didatangi Pelayat

Jakarta – Adik dari Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, Guruh Soekarnoputra, meninggal dunia pada usia 73 tahun. Jenazah Guruh kini disemayamkan di rumah duka yang beralamat di Jalan Sriwijaya Raya Nomor 26, Jakarta Selatan. Suasana duka menyelimuti rumah tersebut, dengan karangan bunga ucapan belasungkawa berjejer di depan gerbang.

Guruh mengembuskan napas terakhirnya pada pukul 04.16 WIB di Rumah Sakit MRCCC Siloam Hospitals Semanggi, Jakarta. Kepergian putra dari Presiden pertama RI, Sukarno, ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar PDI Perjuangan.

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, mengungkapkan bahwa keluarga besar partai sangat kehilangan atas dipanggilnya Guruh Soekarnoputra ke hadirat Tuhan Yang Maha Kuasa. “Jadi tadi pagi, saya langsung melaporkan kepada Ibu Megawati Soekarnoputri, di mana sejak awal ketika masuk ke rumah sakit, Ibu Mega menunjukkan perhatian yang begitu besar dan rasa cintanya terhadap adik kandungnya, dan Ibu Mega juga memberikan arahan secara detail, berdiskusi secara detail dengan para dokter ahli yang merawat Mas Guruh,” ujar Hasto di rumah duka.

Hasto menambahkan, Megawati Soekarnoputri secara intensif memantau kondisi sang adik sejak dirawat di rumah sakit. Ia terlibat langsung dalam diskusi dengan tim dokter yang merawat almarhum.

Menurut Hasto, Guruh Soekarnoputra tidak hanya dikenal sebagai bagian dari keluarga proklamator Bung Karno, tetapi juga sebagai pejuang partai dan seniman besar yang mendedikasikan karyanya untuk bangsa. Guruh juga merupakan pencipta lagu Mars PDI Perjuangan.

Rencananya, jenazah Guruh Soekarnoputra akan dimakamkan berdampingan dengan sang ibunda, Fatmawati. “Hari ini jenazah Mas Guruh sudah berada di kediaman beliau dan nanti rencana akan dimakamkan berada di sebelah Ibu Fatmawati,” jelas Hasto.

Mengenai waktu pasti pemakaman, Hasto menyatakan bahwa pihak keluarga inti masih menggelar musyawarah. “Nanti ini ada musyawarah keluarga terlebih dahulu untuk menentukan kapan Mas Guruh nantinya akan dimakamkan,” pungkasnya.

Sejumlah tokoh penting turut hadir di rumah duka untuk memberikan penghormatan terakhir. Di antaranya adalah Prananda Prabowo (putra Megawati), Sandiaga Uno, Walikota Jakarta Selatan Syafrin Liputo, dan mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Jenderal TNI (Purn) AM Hendropriyono.

Tinggalkan komentar