Detik-Detik Menegangkan Kru KM Virgo Sebelum Kapal Terbalik, Pesan Terakhir untuk Ibu

Seorang wanita asal Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel), bernama Hasbiah (34), menjadi salah satu korban dalam insiden tenggelamnya KM Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa. Hasbiah, yang bekerja sebagai kru musik di kapal tersebut, sempat melakukan komunikasi terakhir dengan ibunya sebelum kapal mengalami kecelakaan.

Menurut pengakuan ibunya, Hasnah, Hasbiah meneleponnya pada Jumat (11/9) malam dari atas kapal. Dalam percakapan tersebut, Hasbiah menyampaikan kekhawatirannya mengenai kondisi cuaca. “Dia telepon saya waktu di kapal, di tempat dia bernyanyi. Dia bilang, ‘Ummi, berdoa saja karena ombak kencang sekali’. Kalau masih di Makassar, mungkin saya sudah pulang. Tapi mau bagaimana, saya sudah di tengah laut, jadi tidak bisa pulang’,” tutur Hasnah.

Hasnah mengaku mulai merasakan kekhawatiran setelah mendengar cerita dari putrinya. Hasbiah juga berpesan agar ibunya menjaga anak-anaknya. “Dia bilang, ‘tolong lihat cucunya, Ummi’. Ombaknya kencang sekali. Berdoa saja Ummi karena kapal yang saya naiki ini sudah miring’,” jelas Hasnah, menirukan ucapan putrinya.

Hasbiah diketahui memiliki empat orang anak yang berada di Maros dan diasuh oleh nenek mereka. Keluarganya seringkali membantu merawat anak-anaknya saat Hasbiah harus pergi mencari nafkah.

Menanggapi kekhawatiran putrinya, Hasnah berusaha memberikan semangat. “Saya bilang (kepada Hasbiah), ‘iya, nak, yang penting kamu selamat. Karena kamu ada yang mau dijaga waktu mau berangkat dari rumah’. Mudah-mudahan anak saya selamat,” ungkapnya.

Hingga kini, Hasnah masih terus menanti kabar terbaru mengenai putrinya. Ia secara intens memantau informasi pencarian melalui telepon genggamnya, mengingat nama Hasbiah belum tercatat di antara daftar korban yang telah ditemukan.

Tinggalkan komentar