JAKARTA – Operasi pencarian korban kecelakaan Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 memasuki hari ketiga pada Selasa, dengan pengerahan KRI Canopus untuk melakukan pencarian bawah laut. Keputusan ini diambil setelah cuaca buruk di hari kedua menghambat upaya pengerahan tim penyelam.
Kepala Basarnas Mohammad Syafii menyatakan bahwa KRI Canopus sedang dalam perjalanan dan diperkirakan tiba di lokasi pada Selasa pagi. “KRI Canopus dalam perjalanan dan tiba di lokasi pada Selasa (15/9) pagi untuk mendukung pencarian bawah air menggunakan teknologi yang tersedia di kapal tersebut sebagai alternatif menghadapi kendala cuaca yang membatasi pengerahan penyelam,” ujar Syafii dalam konferensi pers perkembangan operasi SAR hari kedua di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, dilansir Antara.
Tim penyelam yang terdiri dari personel Kopaska TNI AL, tim penyelam khusus TNI AL, dan personel Basarnas telah disiapkan. Namun, kondisi cuaca yang belum memungkinkan membuat mereka belum dapat diturunkan untuk melakukan pencarian bawah air.
KRI Canopus dilengkapi dengan berbagai teknologi canggih seperti drone bawah air, multibeam echo sounder, dan remotely operated vehicle (ROV). Teknologi ini diharapkan dapat membantu mendeteksi serta memetakan kondisi bawah laut untuk menemukan korban maupun bagian kapal yang tenggelam.
Pengerahan KRI Canopus ini merupakan penguatan operasi SAR pada hari ketiga untuk memperluas jangkauan pencarian di bawah permukaan laut. Meskipun demikian, personel penyelam tetap bersiaga untuk dikerahkan apabila kondisi cuaca sudah aman untuk pelaksanaan operasi.
Hingga Senin (14/9) pukul 22.00 Wita, Basarnas telah mengonfirmasi penemuan 114 korban. Dari jumlah tersebut, 108 orang dilaporkan selamat dan enam orang meninggal dunia. Masih ada 129 orang yang belum ditemukan dari total 243 orang yang berada di kapal.
Dari 114 korban yang ditemukan, 86 di antaranya telah tiba di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, meliputi 85 korban selamat dan satu korban meninggal dunia. Korban meninggal kedua dievakuasi di Lanud Syamsudin Noor Banjarbaru dan telah diserahkan kepada Tim DVI Mabes Polri untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Selain itu, satu korban selamat tiba di Lanud Syamsudin Noor setelah dievakuasi menggunakan helikopter Basarnas dari lokasi kecelakaan. Sebanyak 26 korban lainnya masih dalam proses evakuasi menuju Pelabuhan Trisakti, yang terdiri dari 22 korban selamat dan empat korban meninggal dunia.
KM Virgo Transport 8 membawa total 243 penumpang dan dilaporkan hilang kontak di perairan Masalembo, Laut Jawa, pada Minggu (13/9) sekitar pukul 02.00 Wita. Kapal tersebut berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin sejak Sabtu (12/9).