BAZNAS dan Palestina Jalin Kerja Sama Bantuan Kemanusiaan di Tengah Krisis

Jakarta – Ketua Komite Bantuan Kepresidenan Negara Palestina Mahmoud Sidqi Al-Habbash memaparkan gambaran kritis kondisi kemanusiaan yang dihadapi masyarakat Palestina akibat eskalasi konflik yang terus berlanjut. Pernyataan ini disampaikan dalam acara Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) tentang Kerja Sama Penyediaan Bantuan Kemanusiaan dan Sosial untuk Negara Palestina di Kantor BAZNAS RI, Jakarta, Jumat (25/6/2026).

Acara tersebut juga dihadiri oleh Ketua BAZNAS RI Sodik Mudjahid, Imam Besar Masjid Al-Aqsa Al-Quds Sheikh Mohammad, dan Duta Besar Palestina untuk Indonesia Abdulfattah A.K. Al-Sattiri. Mahmoud Sidqi Al-Habbash menyatakan, “Rakyat Palestina saat ini sedang menghadapi perang genosida dan mengalami kondisi kemanusiaan yang sangat berat akibat perang ini.”

Ia menjelaskan bahwa eskalasi krisis yang belum mereda telah menyebabkan jutaan masyarakat kehilangan akses terhadap kebutuhan pokok dasar. “Saat ini lebih dari dua juta jiwa di Jalur Gaza hidup tanpa makanan yang cukup, tanpa air minum yang layak, tanpa pengobatan, tanpa listrik, dan tanpa layanan dasar,” tuturnya.

Kondisi memprihatinkan tidak hanya terjadi di Gaza, tetapi juga meluas ke Tepi Barat. Kerusakan kamp pengungsian dan penghadangan akses ibadah di Masjid Al-Aqsa turut memperburuk situasi. Oleh karena itu, penyaluran bantuan kemanusiaan yang mencakup pasokan makanan, air bersih, pengobatan, pendidikan, hingga fasilitas hunian darurat harus terus diupayakan bersama.

Melalui penandatanganan MoU dengan BAZNAS RI, diharapkan seluruh proses penyaluran bantuan dari masyarakat Indonesia dapat berjalan dengan lebih transparan, cepat, dan tepat sasaran. Pihak Palestina akan mengawasi pelaksanaan bantuan tersebut agar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan.

Mahmoud berharap dukungan Indonesia dan kerja sama kemanusiaan melalui BAZNAS dapat terus berlanjut hingga terwujudnya kemerdekaan Palestina. Ia juga menyampaikan apresiasi terhadap sikap Presiden Prabowo Subianto yang dinilai memberikan dukungan signifikan bagi Palestina. “Salam dari Presiden Palestina Mahmoud Abbas dan juga dari rakyat Palestina kepada Presiden Indonesia Bapak Prabowo Subianto dan juga kepada rakyat Indonesia,” tutup Mahmoud.

Tinggalkan komentar