Jakarta – Mantan Menteri Sosial (Mensos) Bachtiar Chamsyah dikabarkan meninggal dunia. Kabar duka ini dibenarkan oleh Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Achmad Baidowi.
“Betul. Berita duka diinfokan oleh Muhammad Iqbal, Wakil Bupati Agam yang juga putra almarhum,” ujar Achmad Baidowi saat dikonfirmasi pada Kamis (24/9/2026).
Achmad Baidowi, yang akrab disapa Awiek, menambahkan bahwa almarhum Bachtiar Chamsyah akan disemayamkan pada Jumat (25/9) besok di wilayah Setu, Tangerang. “Besok ba’da Jum’at dimakamkan,” tuturnya.
Bachtiar Chamsyah adalah seorang politikus senior dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang pernah mengemban sejumlah posisi penting baik di pemerintahan maupun di parlemen. Lahir di Sigli, Aceh, pada 31 Desember 1945, Bachtiar mulai aktif di dunia politik sejak tahun 1970-an.
Nama Bachtiar mulai dikenal luas ketika ia menjabat sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI dari Fraksi PPP. Pada periode 2000-2001, ia dipercaya untuk memimpin Panitia Khusus (Pansus) Buloggate-Bruneigate di DPR. Pansus ini dibentuk untuk mengusut berbagai persoalan yang menjadi perhatian besar dalam kancah politik nasional pada masa itu.
Perjalanan karier Bachtiar berlanjut ke sektor pemerintahan. Ia menjabat sebagai Menteri Sosial di era Presiden ke-5 Megawati Soekarnoputri, dari tahun 2001 hingga 2004. Selanjutnya, Bachtiar kembali mendapatkan kepercayaan untuk menduduki posisi Menteri Sosial pada era Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam Kabinet Indonesia Bersatu, menjabat dari Oktober 2004 hingga 22 Oktober 2009.
Selama masa kepemimpinannya di Departemen Sosial, Bachtiar Chamsyah banyak berfokus pada program-program penanganan masalah kesejahteraan sosial. Ini mencakup upaya penanggulangan kemiskinan, penyaluran bantuan sosial, serta penanganan korban bencana alam dan kelompok masyarakat yang memerlukan perlindungan sosial.
Setelah tidak lagi menjabat sebagai menteri, Bachtiar Chamsyah tetap dikenal sebagai salah satu politikus senior yang berpengaruh di Partai Persatuan Pembangunan (PPP).