JAKARTA – Jurusan Hubungan Internasional (HI) menjadi salah satu pilihan favorit bagi banyak siswa, seringkali dengan cita-cita menjadi diplomat dan berkarier di kancah internasional. Jurusan ini mendalami interaksi antarnegara, organisasi internasional, perusahaan multinasional, serta aktor non-negara lainnya dalam skala global.
Mahasiswa HI akan dilatih untuk menganalisis berbagai isu global, mulai dari diplomasi, konflik, kerja sama ekonomi, perubahan iklim, hak asasi manusia, hingga tantangan keamanan internasional. Lulusannya dibekali kemampuan berpikir kritis, analisis isu global, komunikasi lintas budaya, serta keterampilan negosiasi dan diplomasi.
Menurut laman resmi Universitas Pelita Harapan, materi perkuliahan di Jurusan Hubungan Internasional mencakup Teori Hubungan Internasional, Politik Luar Negeri, Diplomasi dan Negosiasi Internasional, Studi Kawasan (Asia Tenggara, Eropa, Amerika, Timur Tengah), Hukum Internasional, Ekonomi Politik Internasional, Organisasi Internasional (PBB, ASEAN, WTO), Keamanan Internasional dan Studi Konflik, Globalisasi dan Isu Kontemporer, serta Analisis Kebijakan Luar Negeri.
Jenjang karier yang paling dikenal bagi lulusan HI adalah menjadi diplomat. Untuk menempuh jalur ini, lulusan dapat mengikuti Sekolah Dinas Luar Negeri atau sekolah diplomat yang diselenggarakan oleh Kementerian Luar Negeri.
Namun, bagi yang tidak bercita-cita menjadi diplomat, terdapat beragam prospek karier lain yang terbuka lebar. Berdasarkan informasi dari laman Binus University, berikut beberapa di antaranya:
Staf Ahli
Seorang staf ahli bertugas memberikan dukungan kepada menteri tertentu. Tanggung jawabnya meliputi pengumpulan informasi, analisis mendalam, serta pemberian rekomendasi dan saran strategis.
Konsultan Internasional
Profesi ini mendampingi negara, terutama saat menghadapi situasi konflik. Konsultan internasional memberikan pertimbangan, nasihat, dan petunjuk yang krusial dalam perumusan kebijakan negara.
Jurnalis
Lulusan HI memiliki kemampuan untuk mengikuti perkembangan dunia serta berpikir kritis dan analitis. Kemampuan ini sangat berharga dalam dunia jurnalistik yang menuntut pengumpulan, penulisan, dan distribusi informasi kepada publik.
Government Relations Officer
Profesi ini berperan sebagai penghubung antara perusahaan dan pemerintah. Tugas utamanya meliputi pemberian edukasi mengenai aturan dan kebijakan, penjelasan perihal isu-isu tertentu, serta melakukan advokasi.
Prospek karier lulusan Hubungan Internasional memang sangat beragam, tidak terbatas hanya pada menjadi diplomat.
Komentar