PT Pegadaian (Persero) menjalin sinergi strategis dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) guna memperkuat aspek pengamanan operasional perusahaan serta meningkatkan pemanfaatan produk dan layanan yang ditawarkan Pegadaian.
Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) mengenai Bantuan Pengamanan dan Pemanfaatan Produk serta Layanan Pegadaian ini dilaksanakan di Hotel Shangri-La Surabaya pada tanggal 16 hingga 17 September 2026.
Melalui kesepakatan ini, Pegadaian dan Polri akan meningkatkan kolaborasi dalam berbagai tingkatan pengamanan. Langkah-langkah yang akan diambil mencakup upaya preventif, deteksi dini terhadap potensi gangguan, pembinaan sistem pengamanan yang efektif, koordinasi intensif di lapangan, hingga kemampuan respons cepat ketika situasi darurat membutuhkan.
Tujuan utama dari penguatan sinergi ini adalah untuk memastikan keamanan seluruh operasional Pegadaian secara berkelanjutan, sekaligus menjaga dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap produk dan layanan yang diberikan oleh perusahaan.
SEVP General Affairs PT Pegadaian (Persero), Zulfan Adam, menyatakan bahwa kerja sama dengan Polri diharapkan tidak hanya terbatas pada penanganan gangguan keamanan yang sudah terjadi. Menurutnya, sinergi ini sangat penting untuk melakukan pengawalan dan pemantauan terhadap seluruh aktivitas bisnis yang dijalankan oleh Pegadaian.
“Tentunya kita ingin agar di Pegadaian dapat tercipta suasana yang aman dan nyaman. Bagi kami menjaga kepercayaan masyarakat adalah prioritas utama,” ujar Zulfan dalam keterangan tertulis yang diterima pada Jumat (18/9/2026).
Di sisi lain, Pemimpin Wilayah PT Pegadaian (Persero) Kanwil XII Surabaya, Ahmad Zaenudin, menekankan bahwa Polri merupakan salah satu mitra strategis yang sangat penting bagi Pegadaian.
Kerja sama ini tidak hanya berfokus pada aspek pengamanan semata. Pegadaian juga berkomitmen untuk membuka akses pemanfaatan berbagai produk dan layanan unggulannya bagi seluruh keluarga besar Polri. Layanan ini mencakup ekosistem emas, berbagai skema pembiayaan, hingga layanan keuangan lainnya yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan ketentuan yang berlaku bagi anggota Polri.
Ahmad Zaenudin berharap agar kerja sama yang telah disepakati ini tidak hanya berhenti pada seremoni penandatanganan PKS. Ia mendorong seluruh jajaran Pegadaian di berbagai wilayah untuk segera menindaklanjuti kesepakatan ini secara aktif bersama dengan jajaran kepolisian setempat di daerah masing-masing.
“Kami mengajak seluruh jajaran Pegadaian di Jawa Timur untuk menindaklanjuti kerja sama ini secara aktif bersama jajaran Kepolisian di wilayah masing-masing. Sebuah kerja sama akan kuat karena manfaat nyata yang dirasakan di lapangan,” tegas Ahmad.
Dengan adanya sinergi ini, Pegadaian dan Polri memperkuat komitmen bersama untuk meningkatkan komunikasi dan koordinasi guna menciptakan lingkungan operasional yang aman, tertib, dan efisien. Lebih lanjut, kerja sama ini juga diarahkan untuk memperluas jangkauan dan pemanfaatan produk serta layanan Pegadaian kepada masyarakat luas, khususnya keluarga besar Polri.