Kemensos dan Bank Mandiri Berkolaborasi Percepat Bansos dan Pemberdayaan Warga

Jakarta – Kementerian Sosial (Kemensos) menjalin kerja sama strategis dengan Bank Mandiri guna mengakselerasi penyaluran bantuan sosial (bansos) serta program pemberdayaan sosial. Langkah ini sejalan dengan salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto.

Kolaborasi ini difokuskan untuk menjawab tantangan teknis dalam proses penyaluran bansos, terutama terkait pembukaan rekening kolektif atau burekol. Efisiensi dalam pembukaan rekening, pencetakan kartu, hingga tahap distribusi menjadi krusial agar penerima manfaat dapat segera mengakses bantuan yang telah disalurkan.

Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf atau akrab disapa Gus Ipul, menyatakan apresiasinya terhadap kerja sama yang telah terjalin. “Justru kita harus perkuat ini ke depan. Selama ini kita sudah banyak kerja sama, terutama dalam penyaluran bantuan sosial. Kita telah dibantu banyak oleh Bank Mandiri,” ujar Gus Ipul dalam keterangannya pada Selasa (22/9/2006).

Pernyataan tersebut disampaikan Gus Ipul didampingi Wakil Menteri Sosial (Wamensos), Agus Jabo Priyono, saat menerima kunjungan Wakil Direktur Utama Bank Mandiri, Henry Panjaitan, beserta jajaran di Kantor Kementerian Sosial (Kemensos), Jakarta Pusat. Pertemuan ini menjadi momentum evaluasi dan penguatan kemitraan.

Gus Ipul merinci bahwa sinergi Kemensos dan Bank Mandiri sebelumnya telah mencakup penyaluran bantuan sosial, penanganan kebencanaan, hingga program pemberdayaan masyarakat. Ia berharap kemitraan ini dapat terus berkembang demi memenuhi kebutuhan para penerima manfaat.

Dalam forum evaluasi bersama, tim teknis Kemensos menyampaikan bahwa Bank Mandiri dinilai responsif dalam membantu penyelesaian kendala penyaluran bansos. Meskipun demikian, tantangan terkait distribusi kartu dan kehadiran penerima manfaat untuk proses verifikasi masih menjadi area yang memerlukan perhatian bersama.

Diskusi juga menyentuh kesiapan layanan perbankan untuk mendukung penyaluran bansos melalui Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Gus Ipul mengusulkan agar Bank Mandiri mulai menjajaki bentuk layanan yang mudah diakses oleh penerima manfaat, termasuk potensi pemanfaatan layanan melalui agen.

“Yang paling mungkin itu adalah layanan Mandiri di KDMP. Apakah lewat agen atau lewat apa, silakan, Pak. Nanti didiskusikan lebih detail,” tutur Gus Ipul.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Direktur Utama Bank Mandiri, Henry Panjaitan, menegaskan kesiapan pihaknya untuk mendukung percepatan penyaluran bantuan sosial. Ia menambahkan bahwa pembagian wilayah layanan antar bank dapat menjadi agenda pembahasan lebih lanjut untuk optimalisasi pelaksanaan penyaluran. “Kita akan support, Pak,” ujar Henry.

Bank Mandiri menyatakan komitmen penuh untuk melanjutkan dukungan kepada Kemensos. Dalam audiensi tersebut, perwakilan Bank Mandiri juga memaparkan kapabilitas dukungan teknologi informasi internal yang dapat membantu pengelolaan pembukaan rekening dan layanan penyaluran.

Sebagai bentuk apresiasi, Kemensos menyerahkan piagam penghargaan kepada Bank Mandiri atas kontribusinya dalam penyaluran bantuan bencana alam dan sosial. Acara juga diisi dengan pertukaran cinderamata.

Turut hadir dalam audiensi tersebut Direktur Jenderal Pemberdayaan Sosial Mira Riyati Kurniasih, Staf Khusus Menteri Sosial Malik Haramain, Direktur PSNK Faisal, Direktur Jaminan Sosial Mardi, serta Kepala Pusat Data dan Informasi Joko Widiarto.

Tinggalkan komentar