Kapolri Jenderal Listyo Sigit: Kompolnas Awards Harus Jadi Pemicu Peningkatan Kinerja Polri

JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo berharap gelaran Kompolnas Awards 2026 bukan sekadar seremoni penghargaan bagi personel dan satuan kerja (satker) berprestasi. Ia menekankan agar penghargaan ini menjadi pemicu peningkatan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat.

“Penghargaan ini tentunya tidak boleh berhenti pada seremoni,” ujar Jenderal Sigit dalam sambutannya di Ballroom Istana, Sari Pacific Hotel Jakarta, Kamis (17/9/2026). Ia meminta capaian tersebut ditindaklanjuti secara nyata melalui pembinaan karier hingga penguatan dukungan organisasi.

Jenderal Sigit menginstruksikan jajaran Astamarena, As SDM, dan Aslog untuk segera merumuskan langkah lanjutan bagi para penerima apresiasi. Bagi personel berprestasi, bentuk apresiasi dapat berupa pengembangan karier, kesempatan pendidikan, hingga penugasan jabatan strategis. Sementara untuk satuan kewilayahan, diharapkan ada dukungan tambahan berupa anggaran maupun peralatan tugas kepolisian untuk memperkuat satuan dalam menjalankan tugas.

Eks Kabareskrim Polri itu juga menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasinya kepada Kompolnas yang konsisten menggelar penghargaan ini. Penyelenggaraan tahun ini menandai edisi kelima sejak pertama kali digelar. “Saya mengapresiasi dan berterima kasih kepada Kompolnas yang secara konsisten terus menyelenggarakan Kompolnas Awards. Kalau tidak salah, ini adalah penyelenggaraan yang kelima,” ucap Jenderal Sigit.

Kapolri mengingatkan bahwa Kompolnas memiliki fungsi vital sebagai mitra strategis pengawas eksternal Polri. Lembaga ini bertugas memberikan masukan, evaluasi, hingga menyalurkan aduan publik. Lewat Kompolnas Awards, Kompolnas turut memberi dorongan moril lewat penilaian yang objektif. “Kompolnas tidak hanya berhenti pada evaluasi, tetapi juga ikut memberikan penilaian terhadap satuan-satuan kerja. Alhamdulillah, hari ini penghargaan tidak hanya diberikan kepada satuan kerja, tetapi juga kepada personel,” terang Jenderal Sigit.

Kompolnas Awards 2026 menghadirkan cakupan penilaian yang lebih luas dan komprehensif. Pada kategori satuan kerja, persaingan mencakup Polsek, Polres, jajaran Polda, hingga Satker Mabes Polri. Sementara pada kategori perseorangan, penilaian menyasar anggota berintegritas dan berinovasi dengan pendekatan 5P (People, Planet, Prosperity, Peace, dan Partnership), termasuk apresiasi bagi Peacekeeper, Satgas Operasi Daerah Konflik, serta personel Densus 88 Antiteror Polri. Seluruh proses penentuan pemenang melewati tahapan ketat berbasis bukti, mulai dari seleksi awal, visitasi lapangan, hingga sidang Dewan Juri.

Jenderal Sigit berpesan agar personel dan satker peraih predikat terbaik mampu menularkan terobosan mereka ke unit lain. Praktik-praktik kepolisian yang baik diharapkan direplikasi dan disesuaikan dengan kebutuhan wilayah masing-masing. “Bagi yang mendapatkan penghargaan dari Kompolnas, kita harapkan dapat menjadi role model yang kemudian dicontoh oleh satuan kerja lainnya. Personel yang terpilih juga harus menjadi contoh dan memotivasi rekan-rekannya untuk bekerja lebih baik,” tuturnya.

Kapolri menyebut ekspektasi masyarakat terhadap Korps Bhayangkara kian tinggi. Terkait hal itu, ia mengingatkan jajarannya bahwa tolok ukur utama keberhasilan institusi adalah hadirnya rasa aman dan kepercayaan publik. “Teruslah bekerja lebih baik, memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan lebih baik, serta mewujudkan Polri yang dekat dan dicintai masyarakat,” pungkas Jenderal Sigit.

Tinggalkan komentar