19 Dosen Unpad Raih Pengakuan Global di Daftar Ilmuwan Top Dunia 2026

Sebanyak 19 dosen Universitas Padjadjaran (Unpad) masuk dalam daftar 2% Ilmuwan Teratas Dunia 2026 versi Stanford University dan Elsevier, menunjukkan kontribusi riset berkualitas.

19 Dosen Unpad Raih Pengakuan Global di Daftar Ilmuwan Top Dunia 2026
Sebanyak 19 dosen Unpad masuk ke dalam jajaran World’s Top 2% Scientists 2026. Foto: Unpad

Sebanyak 19 dosen dan peneliti dari Universitas Padjadjaran (Unpad) berhasil masuk dalam daftar 2% Ilmuwan Teratas Dunia (World’s Top 2% Scientist 2026) yang dirilis oleh Stanford University bekerja sama dengan penerbit ilmiah Elsevier. Pencapaian ini menandakan pengakuan global terhadap kontribusi riset yang dihasilkan oleh para akademisi Unpad.

Rektor Unpad, Prof. Arief Sjamsulaksan Kartasasmita, menyatakan kebanggaannya atas prestasi tersebut. Ia menyoroti bahwa masuknya para dosen Unpad ke dalam daftar bergengsi ini menunjukkan bahwa kualitas riset universitas terus diakui di kancah internasional. Hal ini sekaligus menjadi motivasi bagi seluruh sivitas akademika Unpad untuk terus memperkuat budaya riset.

“Pencapaian ini menjadi kebanggaan bagi Unpad, sekaligus motivasi untuk terus memperkuat budaya riset di lingkungan universitas. Kami berharap para ilmuwan Unpad dapat terus menghasilkan penelitian berkualitas yang memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan menjawab berbagai kebutuhan masyarakat,” ujar Arief, mengutip laman resmi Unpad, Senin (12/10/2026).

Daftar 19 Dosen Unpad di World’s Top 2% Scientists 2026

Berikut adalah daftar lengkap peneliti dari Universitas Padjadjaran yang masuk dalam pemeringkatan World’s Top 2% Scientists 2026:

  • Dr. Yedi Herdiana, S.Si., M.Si., Apt. (Fakultas Farmasi)
  • Prof. Dr. Sofik Handoyo, S.E., Ak., M.Si. (Fakultas Ekonomi dan Bisnis)
  • Prof. Nasrul Wathoni, S.Si., Apt., M.Si., Ph.D. (Fakultas Farmasi)
  • Prof. Muchtaridi, S.Si., Apt., M.Si., Ph.D. (Fakultas Farmasi)
  • Dr. Edy Subroto, S.T.P., M.P. (Fakultas Teknologi Industri Pertanian)
  • Prof. Dr. Eng. I Made Joni, M.Sc. (Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam)
  • Prof. Dr. Aliya Nur Hasanah, S.Si., Apt., M.Si. (Fakultas Farmasi)
  • Noto Susanto Gultom, S.Pd., M.Sc., Ph.D. (Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam)
  • Prof. Dr. Diana Rakhmawaty Eddy, M.Si. (Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam)
  • Prof. dr. Rovina, Sp.PD., Ph.D. (Fakultas Kedokteran)
  • Qorinah Estiningtyas Sakilah Adnani, S.S.T., M.Keb., Ph.D. (Fakultas Kedokteran)
  • Prof. Rizky Abdulah, S.Si., Apt., Ph.D. (Fakultas Farmasi)
  • Prof. Dr. Yeni Wahyuni Hartati, M.Si. (Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam)
  • Dr. rer. nat. Dr. Afiat Berbudi, M.Kes. (Fakultas Kedokteran)
  • Irkham, S.Si., M.Sc., Ph.D. (Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam)
  • Prof. dr. Ronny, M.Kes., AIFO., Ph.D. (Fakultas Kedokteran)
  • Arif Budiman, S.Si., Apt., M.Si., Ph.D. (Fakultas Farmasi)
  • Prof. Dr. Unang Supratman, M.S. (Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam)
  • Sofa Dewi Alfian, M.K.M., Apt., Ph.D. (Fakultas Farmasi)

Tentang Pemeringkatan World’s Top 2% Scientists 2026

Pemeringkatan World’s Top 2% Scientists 2026 disusun berdasarkan analisis bibliometrik yang mengukur dampak dan kontribusi ilmiah para peneliti. Daftar ini mempertimbangkan rekam jejak publikasi serta sitasi karya ilmiah dari berbagai bidang keilmuan.

Beberapa indikator yang digunakan meliputi jumlah sitasi, indeks-h (h-index), penyesuaian kontribusi penulis, posisi penulis dalam publikasi, serta skor gabungan (composite score atau c-score). Indeks sitasi mengukur seberapa sering sebuah karya ilmiah dirujuk oleh peneliti lain, sementara h-index mengukur produktivitas publikasi sekaligus dampak sitasinya.

Posisi penulis dan penyesuaian kontribusi juga berperan dalam memberikan gambaran mengenai peran spesifik seorang peneliti dalam sebuah karya ilmiah. Meskipun demikian, pemeringkatan ini merupakan salah satu referensi dampak penelitian global dan bukan satu-satunya tolok ukur kualitas seorang ilmuwan.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *